文章
  • 文章
国际

Bareskrim gagalkan penyelundupan 1,2 juta butir ekstasi

2017年7月31日下午12:21发布
2017年7月31日下午12:21更新

ILUSTRASI。 Kapolres Cilacap AKBP Yudho Hermanto menunjukkan barang bukti ekstasi yang diselundupkan ke Lapas Narkotika Pulau Nusakambangan,Cilacap,Jateng,kamis(13/7)。 FOTO oleh Idhad Zakaria / ANTARA

ILUSTRASI。 Kapolres Cilacap AKBP Yudho Hermanto menunjukkan barang bukti ekstasi yang diselundupkan ke Lapas Narkotika Pulau Nusakambangan,Cilacap,Jateng,kamis(13/7)。 FOTO oleh Idhad Zakaria / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Bareskrim Polri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,2 juta ekstasi pada Jumat pekan lalu。 Ekstasi ini diduga berasal dari Belanda。

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto mengatakan ekstasi ini diduga dikendalikan dari dalam Nusakambangan。

“Jumlah barang bukti 120 bungkus yang dikemas dalam plastik aluminium dengan berat satu bungkusnya 2,2 kg(satu butir ekstasi sama dengan 0,2 gram atau 10 ribu butir).Jadi总共1,2 juta butir,”kata Eko dalam keterangan yang diterima ,Senin 31 Juli 2017。

Awalnya,kata dia,pihaknya menangkap penerima ekstasi inisial KC别名Acung di Jalan Raya Kali Baru,Kabupaten Tangerang。 Setelah diinterogasi Acung mengaku dikendalikan oleh seorang napi Lapas Nusakambangan。

“Kemudian pada 23 Juli,Satgas melaksanakan pengembangan dengan 控制交付 sebanyak 56 bungkus ekstasi,”kata Eko。

Pihak Kepolisian,Eko melanjutkan,berhasil menangkap kurir berinisial E di parkiran Flavour Blizt Alam Sutra,Kota Tangsel。 Eko menambahkan,pihaknya masih mengembangkan kasus ini。

“Saat ini Satgas masih melaksanakan pengembangan untuk mengejar pelaku lainnya,”kata Eko。 -Rappler.com