文章
  • 文章
国际

Perindo:Dukungan kepada Jokowi tak terkait kasus hukum Hary Tanoe

发布时间2017年8月2日下午5点43分
更新于2017年8月2日下午5点43分

DUKUNG JOKOWI。 Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo melakukan manuver politik dengan menyatakan dukungan kepada Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019 mendatang。 Foto oleh partaiperindo.com

DUKUNG JOKOWI。 Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo melakukan manuver politik dengan menyatakan dukungan kepada Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019 mendatang。 Foto oleh partaiperindo.com

雅加达,印度尼西亚 - Sekretaris Jenderal Perindo,Ahmad Rofiq membantah sang ketua umum Hary Tanoesoedibjo akhirnya memberikan dukungan kepada Presiden Joko Widodo pada 2019 mendatang untuk cari aman dari kasus hukumnya。 Saat ini,Hary Tanoe sudah berstatus tersangka dalam kasus ancaman terhadap Jaksa Yulianto。

Menurut Ahmad,dukungan Perindo terhadap Jokowi sudah dipertimbangkan secara matang。 Termasuk peluang mantan Gubernur DKI itu untuk kembali menjadi Presiden di tahun 2019。

“Tidak ada hubungan apa pun,termasuk kasus apa pun。 Kasus menjadi wilayah hukum profesional saja。 (Kalau nanti terbukti)salah ya salah。 Sebagai Ketua Umum,Beliau(Hary Tanoe)taat dengan proses hukum。 Beliau tidak mengistimewakan dan tidak melawan,“ujar Ahmad yang dihubungi melalui telepon pada Rabu,2 Agustus。

Menurut Ahmad,dalam berpolitik,tetap yang diutamakan adalah mengedepankan aspek kebangsaan。 Dengan nantinya mengusung Jokowi dalam Pilpres 2019 menunjukkan HT tidak egois。

“Kalau Beliau memiliki ego yang tinggi,mengapa HT tidak maju sendiri,”katanya lagi。

Ia menjelaskan lebih lanjut dukungan ini muncul atas kebutuhan bangsa dan negara。 Partai Perindo nasionalis dan menjadi partai iklusif。

Harus diakui,ujar Ahmad,peluang Jokowi untuk kembali maju jadi Presiden sangat besar。 Hal tersebut sudah dikaji lebih lanjut oleh Perindo。

“Jokowi adalah议程besar Partai Perindo untuk dikaji dan dibahas。 Pada akhirnya menjadi konsensus nasional dan kebijakan partai akan memutuskan hal tersebut。 Bahwa议程Jokowi menjadi议程utama partai,“tutur dia。

Deklarasi dukungan akan disampaikan Hary Tanoe dalam rapat pimpinan nasional(Rapimnas)Perindo pada akhir tahun ini。 Dalam rapimnas itu,akan dibahas beberapa议程,termasuk persiapan Pilpres 2019年。

Manuver Hary Tanoe ini mengejutkan banyak pihak,karena ia dikenal sebagai orang yang kerap mengkritik kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut。 Dukungannya yang tiba-tiba memicu tanda tanya besar di benak publik。 Apalagi dukungan disampaikan pasca ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ancaman terhadap Jaksa。

Selain Perindo,beberapa parpol sudah lebih dulu mendeklarasikan dukungannya bagi Jokowi,yakni Golkar,Nasdem,PPP dan Hanura。 - Rappler.com