文章
  • 文章
国际

Garuda akan jual saham GMF Aerosia Ke mitra strategis

2017年8月9日下午5点14分发布
更新时间:2017年8月9日下午5点14分

IPO。 Direktur Utama Garuda Indonesia,Pahala Mansyuri membenarkan jika Garuda akan melepas saham AeroAsia ke publik。 Foto:istimewa

IPO。 Direktur Utama Garuda Indonesia,Pahala Mansyuri membenarkan jika Garuda akan melepas saham AeroAsia ke publik。 Foto:istimewa

印度尼西亚雅加达 - Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk membenarkan pihaknya sedang membahas rencana melepas kepemilikan saham GMF AeroAsia ke mitra strategis。

“Rencananya saham GMF akan kami lepas 10-15%,”kata Pahala Mansyuri,kepada Rappler,Rabu,9 Agustus。

Pahala yang baru menjabat pucuk pimpinan Garuda sejak 2017年4月itu mengatakan,prioritas Garuda saat ini juga melakukan 首次公开募股 (IPO)bagi anak perusahaan Garuda itu。 Ia telah melakukan pembicaraan dengan mitra strategis potensial dari Eropa atau Asia Pasifik。

“Calon-calon sedang melakukan 尽职调查 ”,kata pria yang pernah menjadi bankir di Bank Mandiri。

Dalam wawancara khusus dengan Rappler,Mei 2017,Pahala mengatakan rencana IPO adalah bulan September ini。 “Insya Allah masih sesuai jadwal,”kata Pahala。 (SIMAK: )

Menurut Pahala,calon mitra strategis tidak wajib untuk ikut berpartisipasi saat GMF IPO。 Jika hal itu yang terjadi, maka perusahaan akan melakukan proses penjualan saham GMF AeroAsia setelah IPO dilakukan。 目标melepas saham GMF ke mitra strategis akan dilakukan sebelum berakhirnya tahun 2017。

GMF AeroAsia memiliki nilai valuasi sebesar售价1-1.5美元。 总计saham yang akan dilepas melalui IPO dan penjualan ke mitra strategis sebanyak 20%-30%。

Pahala mengatakan,jumlah ekuitas perusahaan akan tumbuh setelah proses IPO GMF AeroAsia ini dilaksanakan。 Dia optimistis dapat mengumpulkan dana segar lebih dari US $ 150 juta。

Garuda Indonesia memiliki sejumlah anak perusahaan,termasuk GMF AeroAsia,Citilink,AeroWisata,ASIS,dan Gapura Angkasa。 Menurut Pahala,beberapa di antaranya sangat strategis dalam hal membantu Flight Operation Garuda Indonesia。

Jumlah ekuitas perusahaan anjlok pada semester I 2017 menjadi US $ 717,69 juta dibandingkan dengan posisi akhir tahun 2016 sebesar US $ 1 miliar。

“Tingkat ekuitas akan sementara turun di bawah US $ 800 juta,akhir tahun kami yakin ekuitas(mencapai)US $ 800 juta,”kata dia。

Pahala mengakui,dia masuk ke Garuda ketika kondisi keuangan perusahaan sedang sulit。 Bahkan,总kerugian杨dialami嘉鲁达 mencapai US $ 99 juta atau setara Rp 1,3 triliun。

“Dalam hal ini,tugas besar saya dan jajaran direksi Garuda Indonesia adalah mengoptimalkan Flight Operation dan pelayan terbaik yang sudah kami miliki untuk bisa menghasilkan kinerja keuangan yang baik untuk perusahaan。 Karena pada dasarnya,tanpa kinerja keuangan yang baik,sebuah perusahaan jasa tidak akan sustain dalam menyediakan pelayanan terbaiknya,“kata dia。 - Rappler.com