文章
  • 文章
国际

Agar pejalan kaki tak lagi menjadi'anak tiri'

2017年8月20日上午10:55发布
更新时间:2017年8月20日上午10:55

Pekerja menyelesaikan proyek penataan trotoar di Jalan Barito Raya,Jakarta,Jumat(4/8)。 FOTO oleh Reno Esnir / ANTARA

Pekerja menyelesaikan proyek penataan trotoar di Jalan Barito Raya,Jakarta,Jumat(4/8)。 FOTO oleh Reno Esnir / ANTARA

印度尼西亚雅加达 - Menjadi pejalan kaki di Jakarta memang seperti menjadi anak tiri,sering tak dianggap dan diperlakukan tidak adil。 Lihat saja warung-warung kaki lima yang berdiri di trotoar,motor-motor yang menerobos行人seeak hati,hingga mobil-mobil yang parkir di pinggir jalan。

Padahal trotoar adalah hak pejalan kaki。 Hak ini bahkan telah dijamin dan diatur dalam Pasal 131 ayat(1)Undang-undang Lalu-lintas dan Angkutan Jalan。 Karena itulah,untuk mengembalikan hak pejalan kaki terhadap trotoar,pemerintah pun menggulirkan kampanye Bulan Tertib Trotoar sepanjang Agustus ini。

Tak hanya menggulirkan kampanye,Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga berencana membangun dan memperbaiki semua trotoar yang ada di Jakarta。 Rencana tersebut disampaikan Kepala Seksi Perencanaan Prasarana Jalan dan Utilitas Dinas Bina Marga DKI雅加达Riri Asnita。

Rini mengatakan ada sepanjang 2.600公里trotoar yang harus dibangun di Jakarta。 Pada 2016,kata Rini,sepanjang 46公里trotoar berhasil dibangun。 Tahun 2017 ini,ditargetkan akan selesai最小80公里的lagi。

Pembangunan trotoar ini dikerjakan oleh Dinas Bina Marga dan Suku Dinas Bina Marga di lima wilayah administratif DKI雅加达。 “Untuk Dinas 24公里,sama Sudin(suku dinas)totalnya 80公里,”kata Riri,Senin 14 Agustus 2017。

Rini mengatakan,dari目标pembangunan 80公里trotoar tahun ini,baru 28公里yang sudah dikerjakan。 “Pembangunan yang tercapai baru menyentuh 35 persen,”katanya。

Rini mengatakan untuk membangun trotoar sepanjang 80公里tersebut dibutuhkan dana hingga Rp 412 miliar。 Dana ini diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah(APBD)。

Riri Asnita mengatakan saat ini transportasi umum sudah cukup bagus。 Namun masih banyak masyarakat yang enggan menggunakannya karena kondisi trotoar yang tak nyaman dan aman。

“Kalau transportasinya sudah cukup bagus,adalah bagaimana caranya orang mau diajak berjalan。 Kami harus bangun fasilitas pejalan kaki yang aman,nyaman,dan bisa diakses siapapun,“kata Riri。

Lalu seperti apa trotoar yang layak?

Saat ini pemerintah tengah mensosialikasikan agar warga Jakarta berpindah dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum。 Namun program ini tak akan sukses kalau trotoar yang ada di Jakarta tak layak pakai atau tak nyaman。 Lalu seperti apa trotoar yang layak?

触觉铺路脚

Trotoar adalah milik pengguna jalan,termasuk tuna netra。 Karena itu harus dilengkapi dengan 触觉铺路脚atau引导块。 Tactile杨berwarna kuning memiliki dua jenis,yaitu berbentuk empat garis lurus sebagai pengarah jalan dan berstruktur bulatan-bulatan sebagai tanda peringatan akan area berbahaya。 “Agar mereka hati-hati,”kata Riri。

Beton penyerap air

Beton penyerap air。 Foto oleh Rosa Cindy / Rappler

Beton penyerap air。 Foto oleh Rosa Cindy / Rappler

Selain itu pembangunan trotoar juga harus dilengkapi dengan beton yang mampu menyerap air dengan cepat,sehingga tidak menimbulkan genangan jika turun hujan。 Beton ini dibuat dengan kontur menyerupai pori-pori agar air bisa masuk ke dalam tanah。 Beton cepat meresap ini akan ditandai dengan warna merah。

帕克尔在大街上

Hal lain yang kerap mengganggu pejalan kaki adalah motor atau mobil yang kerap parkir di atas trotoar。 Untuk itu,kata Rini,pihaknya akan membuat lahan parkir 在街道上 Sebagian kecil dari trotoar akan dibuat lebih landai untuk menjadi tempat parkir resmi。 Setelah berlakunya parkir 在街道 ini,diharapkan tidak ada lagi parkir骗子di jalur pejalan柿。

Tiang

实用工具箱。 Foto oleh Rosa Cindy / Rappler

实用工具箱。 Foto oleh Rosa Cindy / Rappler

Masalah lain yang kerap ditemui pejalan kaki adalah banyaknya tiang,seperti tiang kabel listrik atau tiang rambu lalu lintas di atas trotoar。 Ke depan,Dinas Bina Marga akan membuat boks utilitas di bawah jalur pejalan kaki。

Dengan boks berukuran 1,2米x 1,8米ini,tidak akan ada lagi tiang dan kabel yang malang melintang di atas trotoar。 Pembangunan boks utilitas ini juga berfungsi menghindari adanya penggalian jalan terus-menerus。

Harus ada系船柱

Akan lebih bagus lagi jika trotoar juga dilengkapi dengan bollard atau tiang untuk memberikan keamanan lebih bagi pejalan kaki。 Bollard idealnya dipasang每0,9 hingga satu meter,琼脂tetap bisa dilewati oleh pengguna kursi roda。

Namun,di Indonesia,jarak antar bollard umumnya tidak serenggang itu,melainkan rapat-rapat,dan hanya ada satu celah yang cukup besar untuk dilewati kursi roda。 Maka,ke depannya,harus ada perbaikan juga。

积极的正面

Jalur pejalan kaki juga harus dilengkapi dengan 活跃正面 Ada beberapa cara membentuk 活跃正面 ,seperti menggunakan 透明墙别名tembok dari kacapada bangunan-bangunan di sebelah jalur pejalan kaki。

Dengan demikian,pejalan kaki dapat melihat ke dalam gedung sebagai bentuk distraksi agar perjalanan tidak terasa jauh,dan keselamatan pejalan kaki juga dapat terpantau dari dalam。 透明墙 juga menambah pencahayaan,sehingga jalur pejalan kaki tidak gelap dan nyaman dilalui。

KANOPI

Trotoar yang teduh juga akan lebih nyaman dilewati。 Saat ini,keteduhan trotoar hanya bergantung pada bayangan gedung di sebelahnya。 Namun ke depannya,trotoar akan dilengkapi dengan kanopi dan tanaman。

Semua ini perlu dilakukan agar pejalan kaki bisa merasa nyaman saat berjalan di trotoar。 -Rappler.com