文章
  • 文章
国际

Tunggakan Nyonya Meneer mencapai Rp 98,220 miliar,berikut rinciannya

发布时间:2017年8月22日上午7:40
更新时间:2017年8月22日上午7:40

Para buruh PT Nyonya Meneer menuntut hak mereka dibayarkan,Senin(21/8)。 Foto oleh Fariz Fardianto / Rappler

Para buruh PT Nyonya Meneer menuntut hak mereka dibayarkan,Senin(21/8)。 Foto oleh Fariz Fardianto / Rappler

SEMARANG,印度尼西亚 - Ratusan buruh pabrik PT Nyonya Meneer mendesak agar perusahaan jamu legendaris tersebut segera melunasi tunggakan gaji yang hingga kini masih menggantung。

Berdasarkan penuturan tim kuasa hukum para buruh Nyonya Meneer,总tunggakan upah yang wajib dibayar oleh pihak perusahaan mencapai Rp 98,220 Miliar。

Paulus Sirait,kuasa hukum buruh Nyonya Meneer,mengatakan jumlah tunggakan gaji para buruh relatif besar lantaran ada sejumlah buruh yang tidak mendapat pesangon maupun uang pensiun selama Nyonya Meneer terbelit masalah keuangan。

“Jika dijumlah secara keseluruhannya maka manajemen Nyonya Meneer harus melunasi pembayaran gaji buruh mencapai Rp 98,220 Miliar.Itu termasuk gaji para buruh yang masih aktif maupun yang terkena pemutusan hubungan kerja(PHK),”ujar Paulus,Senin 21 Agustus。

Menurutnya buruh yang menuntut haknya dipenuhi tersebut ada 1.104 orang。 Ia merinci ada 921 orang yang berstatus karyawan aktif sedangkan sisanya 183 buruh terkena PHK。

Ia mengatakan tunggakan upah bagi buruh aktif yang harus dibayar oleh Nyonya Meneer adalah sebesar Rp 35,364 Miliar。 Angka sebesar itu merupakan tunggakan gaji dalam kurun waktu 2015年11月serta selama Januari 2016-Juli 2017。

“Saat perusahaan diputus pailit kan mereka(buruh aktif)juga punya hak gaji.Mereka rata-rata enggak gajian lagi sejak 2015年11月dan Januari 2016-Juli 2017,”sambungnya。

Tak cuma itu saja,lanjutnya,pabrik jamu serbuk tertua di Jawa Tengah itu juga punya kewajiban melunasi tambahan pembayaran uang purna tugas dalam kurun waktu bersamaan senilai Rp 41,473,Miliar。

Di luar itu,kata Paulus,masih ada tunggakan upah buruh yang di-PHK sebelum Nyonya Meneer dipailitkan oleh Pengadilan Negeri(PN)Semarang。 “Totalnya pesangonnya mencapai Rp 8,717 Miliar。

Sebab mereka selama ini tidak pernah dapat pesangon sama sekali。 Hubungan kerjanya juga tidak jelas。 Sudah diajukan gugatan PKPU ke pengadilan niaga dan sekarang sedang diproses,“jelasnya。

Paulus pun menyebut Nyonya Meneer rupanya lalai dalam membayarkan klaim kesehatan bagi buruhnya yang nilainya sebesar Rp 75 Juta。 Tunggakan asuransi BPJS Ketenagakerjaan pun terbilang sangat besar。 Yakni Rp 12,589 Miliar。

“Artinya memang banyak hak-hak buruh yang terabaikan sejak kondisi keuangannya bermasalah sampai pailit.Untuk BPJS Ketenagakerjaan saja belum dibayar sejak 2011年11月.Pihak perusahaan seolah lepas tanggung jawab,”bebernya。

Tim pengacara buruh Nyonya Meneer lainnya,Yetty Any Ethika telah meminta bantuan kurator untuk lekas menuntaskan pendataan aset pabrik。 Harapannya setelah dijual,hasilnya bisa dipakai membayar pesangon dan pensiunan pegawai。

Saat dikonfirmasi,Anita Riza Chaerani,Kepala Hubungan Masyarakat(Humas)BPJS Ketenagakerjaan Majapahit Semarang membenarkan ihwal tunggakan asuransi yang ditanggung Nyonya Meneer selama ini。

Ia mengaku pihak Nyonya Meneer hingga saat ini belum merespon permintaan pembayaran yang diajukan oleh pihaknya。 Selain sulit dihubungi,ia mengakui bahwa manajemen perusahaan yang tertutup menyulitkan pihaknya untuk melakukan penagihan。 “Masih tertahan dan belum dibayarkan,”kata Riza kepada Rappler。

Sementara itu,Kuasa Hukum Nyonya Meneer,La Ode Kudus,enggan berkomentar lebih jauh dalam menanggapi kisruh tunggakan upah buruh Nyonya Meneer。 Ia mengatakan masih menggelar rapat untuk membahas kasus tersebut。 “Hubungi nanti saja,”tutupnya。 -Rappler.com