文章
  • 文章
国际

Kementerian Komunikasi genjot pertumbuhan启动

2017年8月23日下午8:56发布
2017年8月23日下午8:56更新

Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan bersama pendiri bubu.com Shinta Dhanuwardoyo di Kantor Kemenkominfo,Rabu(23/8)。 Foto oleh Bernardinus Adi / Rappler.com

Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan bersama pendiri bubu.com Shinta Dhanuwardoyo di Kantor Kemenkominfo,Rabu(23/8)。 Foto oleh Bernardinus Adi / Rappler.com

印度尼西亚雅加达 - Memasuki时代千禧年ini,terhubung dengan perangkat数字atau小工具sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari。 Apalagi perkembangan dunia digital tidak hanya merambah dunia komunikasi,tapi juga namun telah menjalar ke dunia ekonomi。

Ini bisa dilihat dari menjamurnya bisnis startup di Indonesia dan banyaknya bisnis waralaba online yang sudah sukses。 Kendati demikian,Kemenkominfo masih ingin menggenjot perekonomian digital dengan mempertemukan pengelola bisnis startup dengan investor。

“Kalau kami(kemenkominfo)membantu tidak dengan dana,tapi kami mempertemukan pebisnis startup dengan para investor,”kata Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan di Kantor Kemenkominfo,Rabu 23 Agustus 2017。

Semuel mengatakan saat ini Indonesia masih belum memiliki kebijakan negara yang menunjang dari segi dana untuk para bisnis startup。 “Kalau di Singapura,itu udah ada kebijakan yang memberan,kalau tidak salah SGD 50.000 untuk bisnis startup,sementara kita belum ada kebijakan seperti itu,”kata Semuel。

Shinta Dhanuwardoyo,pendiri Bubu.com,menyebutkan bahwa harus ada model bisnis baru yang tidak bergantung kepada投资者sepenuhnya。

Shinta juga menyebut dalam berinovasi,bisnis startup juga harus mampu melakukan monetasi atau menghasilkan uang dan mampu merancang konsep bisnis yang berkelanjutan。 -Rappler.com