文章
  • 文章
国际

Menkeu Sri Mulyani:Belum banyak yang bayar zakat mal

2017年8月23日下午9点04分发布
更新时间:2017年8月23日下午9点04分

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati。 FOTO oleh Rivan Awal Lingga / ANTARA

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati。 FOTO oleh Rivan Awal Lingga / ANTARA

YOGYAKARTA,印度尼西亚 - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa nilai-nilai dalam Islam sejalan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (可持续发展目标 ,SDG)。

“Peran keuangan syariah sangat penting,sesuai dengan tujuan negara-negara Islam untuk memberantas kemiskinan dan penyetaraan pendapatan,”kata Sri Mulyani dalam pidatonya di acara pertemuan tahunan ke-2,Islamic Islamic conference yang berlangsung Rabu,23 Agustus 2017 di Yogyakarta。

Dalam acara bertajuk peran keuangan伊斯兰教dalam pemberantasan kemiskinan dan ketimpangan pendapatan itu,Sri juga menggarisbawahi bahwa dunia saat ini memiliki tujuan baru yaitu menciptakan pembangunan berkelanjutan。

“Diperlukan pemikiran-pemikiran yang inovatif dan kreatif untuk mengembangkan instrumen keuangan syariah,”kata Menteri Sri Mulyani。 Menurutnya,dalam伊斯兰教ada dua instrumen keuangan yang dapat dimanfaatkan fungsinya untuk mendukung tercapainya SDGs,yaitu zakat dan wakaf。

(BACA: )

Sri Mulyani juga mengatakan,saat ini yang banyak dikenal oleh masyarakat adalah zakat fitrah,namun untuk zakat mal atau zakat harta belum terlalu banyak yang membayar。

“Seperti halnya pajak,masih terdapat hambatan untuk memgumpulkan zakat fitrah,”ujar Sri dalam pernyataan tertulisnya。

Mantan direktur pengelola Bank Dunia itu berpesan agar Badan Zakat Nasional ataupun lembaga pengelola zakat lainnya dapat lebih mensosialisasikan definisi'mal serta menerapkan pengelolaan zakat yang transparan。

Selain itu terdapat kelompok masyarakat yang memiliki kelebihan dan mewakafkan harta dalam bentuk tanah atau bangunan untuk dipergunakan sebagai masjid,sekolah dan pemakaman。 Bangunan-bangunan tersebut dapat dimanfaatkan dengan lebih luas dan dikembangkan agar dapat mendukung tujuan mencapai pembangunan yang berkelanjutan。

BACA:

“Saya yakin pengumpulan zakat dan wakaf dapat lebih dikembangkan lagi untuk kepentingan masyarakat luas。 Dengan semakin banyak kaum muslim yang berderma,akan makin cepat menciptakan kesejahteraan bagi umat,“kata Sri Mulyani。 - Rappler.com