文章
  • 文章
国际

Menunggak Rp 24 miliar,pemilik hotel di Arab Saudi laporkan First Travel ke Polri

2017年8月25日下午7点01分发布
2017年8月25日下午7:02更新

LAPOR。 Pemilik beberapa hotel di Arab Saudi,Ahmad Saber melaporkan biro perjalanan First Travel karena telah menunggak pembayaran senilai Rp 24 miliar。 Foto oleh ANTARA

LAPOR。 Pemilik beberapa hotel di Arab Saudi,Ahmad Saber melaporkan biro perjalanan First Travel karena telah menunggak pembayaran senilai Rp 24 miliar。 Foto oleh ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Pemilik jaringan hotel di Arab Saudi bernama Ahmed Saber melaporkan biro perjalanan First Travel ke Bareskrim Mabes Polri pada Jumat,25 Agustus。 Sabre mengaku telah dirugikan sebesar Rp 24 miliar lantaran biro travel milik pasangan suami istri Anniesa Hasibuan dan Andika Surachman itu tidak membayar tunggakan hotel。

“Kami melaporkan First Travel karena utang sebesar Rp 24 miliar yang belum dilunasi oleh Direktur Utama First Travel,”ujar kuasa hukum Sabre,Turaji di kantor sementara Bareskrim pada siang tadi。

Turaji mengatakan kliennya sudah berbisnis dengan First Travel sejak 2015 lalu。 Saat awal berbisnis,tidak ada masalah terkait pembayaran First Travel。

Permasalahan mulai muncul pada 2016.Saat itu penyetoran uang mulai terhambat。 First Travel kerap terlambat membayar setoran uang hotel untuk jemaah umrah yang menginap di hotel milik Sabre。

Turaji menjelaskan antara kliennya dengan Direktur Utama PT First Travel sudah ada kontrak perjanjian yang diteken。 Sabre,kata Turaji,sangat percaya kepada First Travel yang berjanji bahwa uang sudah ada di rekening dan tinggal diproses transfernya。

“Memang,pada awalnya 2017 itu lancar tanpa ada tunggakan sama sekali。 Tetapi,begitu Maret 2017 tunggakan kian banyak。 2017年7月7日的Akhirnya,tunggakan mencapai Rp 24 miliar,“kata dia。

Tunggakan pembayaran ternyata bukan hanya kepada Hotel Dyar Al-Manasik di Jeddah saja,First Travel juga belum membayar tunggakan ke beberapa hotel lainnya di Madinah dan Mekkah。 Hotel itu juga dimiliki oleh Sabre。

“Dalihnya karena tengah ada masalah内部雅加达。 Tetapi,klien kami baru mengetahui bahwa(First Travel)ternyata bermasalah。 Sebelumnya,kami tidak tahu sama sekali mengenai persoalan yang ada,“kata Turaji。

Ini menjadi permasalahan baru bagi pasangan suami istri Andika-Anniesa。 Sebab,selain menunggak pemberangkatan umrah kepada calon jemaah,mereka juga belum membayarkan biaya menginap di hotel。 - Rappler.com